Kembangkan Pola Inti dan Plasma
16 Juli 2008 Admin Website Artikel 499
Lebih lanjut ia mengharapkan, agar masyarakat mendukung program pembangunan perkebuan kelapa sawit. Dengan adanya perkebunan kelapa sawit itu diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan. "Selain itu bagai kampung yang belum menerimanya bisa diberikan sosialisai dan penjelasan sehingga warga nantinya bisa menerima pembanguan perkebunan," kata Bupati. Tampak hadir unsur muspida, kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemkab Kubar.

Dengan adanya aktivitas perkebunan ini, warga bisa bersama-sama mendukung pembangun perkebuan kelapa sawit, daripada lahan warga dibiarkan kosong lebih baik ditanam kelapa sawit. Namun dalam pembanguan kebun kelapa sawit, masyarakat harus dilibatkan dalam pengembangannya di mana masyarakat jangan sampai terlupakan.

"Paling tidak masyarakat harus ikut menjadi pekerja dan menjadi pemilik plasma. Camat dan seluruh petinggi, kepala adat bisa mendukung program perkebuan kelapa sawit supaya masyarakat juga harus berpikir ke masa yang akan datang, sehingga kita tidak terbelakang," tegasnya.

Ditambahkanya, perusahaan harus komit dengan kesepakatannya jika semula menggunakan pola 80:20 persen, yakni masyarakat harus dapat 20 persen kebun plasma untuk diberdayakan membantu membangun perkebuan inti kelapa sawit. Pemerintahan kampung bisa berperan dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan perusahaan, sehingga program perkebuan dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya. Dan dengan hadirnya PT KSD, diharapkan bisa tetap bersinergi dengan program-program pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah dan juga berperan dalam pembanguan berkesinambungan di Kubar.

Sementara itu, Camat Mook Manaar Bulatn Normah menyatakan, masyarakat diharapkan bisa menerima dengan berlapang dada perkebunan kelapa sawit, karena dengan demikian masyarakat dapat merubah sikap dan pola hidup tradisional dan mencoba melaksanakan sistem pertanian dan perkebunan modern.

Lebih lanjut, dikatakan, masyarakat Kecamatan Mook Manaar Bulatn sangat siap untuk merubah sikap dan pola hidup dalam bidang perkebunan. Di mana suatu pembanguan di Mook Manaar Bulatn merupakan pelaksanaan visi dan misi dari Kabupaten Kubar. "Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kecamatan Mook Maaar Bulatn dengan sepenuhnya tetap mendukung dan mengikuti seluruh program yang diprogramkan oleh pemerintah kabupaten," katanya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan kampung-kampung tetangga yang masih meragukan keberadaan PT KSD bahwa dalam pembukan perkebunan kelapa sawit tidak ada yang perlu diragukan. Kalau kurang percaya, bisa datang ke kantor dan lokasi perkebunan PT KSD untuk melihat bukti bahwa hutan yang gundul menjadi hijau kembali dengan dibukanya perkebuan kelapa sawit .

Sebaliknya, bagi PT KSD yang masih menjadi pertanyaan bagi warga bisa memberi penjelasan sejujur-jujurnya, sehingga rasa keraguan tadi bisa dihilangkan. "Sekali lagi saya meminta agar PT KSD transparan kepada masyarakat, sehingga masyarakat mengerti dan bisa menerima program perusahaan dan seluruh masyarakat Mook Maar Bulatn," pintanya.

Ia mengimbau, agar bisa memanfaatkan investor yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan dan masyarakat jangan hanya sebagai penonton tetapi masyarakat harus menjadi pelaku ekonomi.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, SELASA, 15 JULI 2008

Artikel Terkait