Gubernur Wajibkan Sawit dan Tambang Integrasi dengan Sapi
08 Maret 2015 Admin Website Berita Daerah 302
Gubernur Wajibkan Sawit dan Tambang Integrasi dengan Sapi

SAMARINDA. Gubernur Kaltim  H Awang Faroek memerintahkan  perusahaan sawit dan tambang  melakukan integrasi  dengan ternak sapi pada lahan sawit serta konsesi tambang yang dimiliki oleh perusahaan.

"Saya  minta Jangan sampai  ada pelayanan administrasi jika belum ada   MoU soal  integrasi sawit dan  tambang dengan ternak sapi," ucap gubernur dalam penutupan Rapat Koordinasi Pangan Terpadu 2015 di Lamin Etam Jum'at malam (6/3).

Menurut  gubernur yang  secara spontan memanggil Kadis Peternakan Kaltim  Ir Dadang Sudarya serta  Kadis Perkebunan   serKadisbun Kaltim, Hj Etnawati  sejumlah  Kadis lain, menuturkan,  akan ada  harapan memberikan dukungan terhadap sukses program populasi 2 juta ekor sapi tahun  2018, jika ditempuh   melalui cara agak memaksa.

Gubernur, mengatakan, hingga saat  ini  perlu dilakukan kerjasama berbagai pihak mulai pemerintah kabupaten/kota, provinsi, perusahaan swasta  hingga pemerintah pusat, guna menyukseskan program 2 juta ekor sapi.

Bentuk  kerjasama  disamping soal pendanaan adalah kebijakan mempermudah bagi investor memperoleh kemudahan berinvestasi, termasuk di sektor peternakan.

Gubernur  kemudian mengakui merasakan betapa  sulit dalam hal koordinasi sehingga kerap kali laju kedatangan investasi menjadi terhambat.

Memberikan contoh adalah kesulitan bagi investor memperoleh lahan untuk lokasi usaha  justru berasal dari kota/kabupaten."Pernah ada investor perlu lahan 500  hektar  untuk usaha peternakan, tetapi kesulitannya ijin lahan dari kabupaten  itu tidak kunjung terbit, bahkan  hingga  bertahun tahun ijin  itu tidak pernah terbit,"keluh gubernur.

Sementara Kadisnak  Ir Dadang Sudarya  saat memberikan penjelasan di depan gubernur mengatakan berbagai upaya  telah ditempuh diantaranya mendatangkan  indukan sapi baik lokal dan non lokal, mempergunakan anggaran APBD serta APBN.

Kadisbun Kaltim  saat di berondong pertanyaan tentang integrasi sawit dengan  sapi  mengatakan siap mengakomodasinya melalui perkebunan sawit mengunakan pola inti plasma. "Kami siap dan akan meminta perkebunan sawit inti plasma di ruas jalan  Balikpapan  hingga Bontang melakukan integrasi," ucap Etnawati lantang.(sup).

SUMBER : DINAS PETERNAKAN PROV. KALTIM


Artikel Terkait