Gubernur akan Resmikan Pabrik CPO di Sekatak
01 Oktober 2012 Admin Website Artikel 398

TANJUNG SELOR. Jika tidak ada kendala, pabrik Crude Palm Oil (CPO) milik PT Pipit Mutiara Indah (PMI) yang sudah beroperasi sejak bulan Januari lalu, akan diresmikan Gubernur Kalimantan Timur, H Awang Faroek Ishak pada tanggal 10 Oktober nanti, bertepatan dengan pembukaan Pekan Seni dan Budaya Daerah Bulungan atau yang lebih dikenal dengan Birau.

Untuk itu, Sabtu (29/9) lalu, Bupati Bulungan, H Budiman Arifin bersama Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bulungan, Ideham meninjau langsung persiapan pabrik yang berada di lingkungan perkebunan sawit di Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak tersebut.

Bupati bersama istri-Hj Chairiah-serta rombongan didampingi General Manajer PT PMI, Ambo Tua serta jajara direksi PT PMI lainnya, meninjau langsung pabrik yang pada saat itu sedang berproduksi, termasuk ke tempat proses penampungan air limbah pabrik.

Tidak sekedar melihat, rombongan juga diberikan penjelasan satu per satu cara kerja pabrik, bahkan bupati juga memberikan apresiasi karena pabrik ini dapat menghasilkan tenaga listrik sendiri tanpa harus menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti solar, namun hasil inovasi dengan menggunakan bahan dasar kelapa sawit. Bahkan, daya mampu listriknya tidak hanya untuk menjalankan mesin pabrik tetapi juga mess tenaga kerja.

Usai melihat langsung kondisi pabrik, bupati menyatakan pabrik CPO tersebut sudah siap untuk diresmikan. "Kedatangan saya bersama beberapa kepala (Satuan Perangkat Kerja Daerah), seperti Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (BKBKS), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes), Kantor Pemberdayaan Perempuan (KPP) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bulungan untuk melihat kesiapan pabrik, karena akan diresmikan tanggal 10 Oktober nanti. Dan, ternyata (pabriknya, Red.) memang sudah siap," kata bupati ketika berdiaglog bersama masyarakat yang juga tenaga kerja perusahaan sawit tersebut.

Selain masalah pabrik, bupati juga menyampaikan tentang pelaksanaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), permasalahan Tempat Penitipan Anak (TPA), dan kesehatan. Sehingga dalam kunjungan ini bupati mengajak SKPD terkait untuk mendalami kendala dan permasalahan yang dialami masyarakat sehingga bisa teratasi dan terlayani.

Khusus e-KTP, Disdukcapil menempatkan petugas di daerah tersebut selama tiga hari. Untuk diketahui, sebelum meninjau pabrik, bupati juga sempat memanen buah kelapa sawit dimana sebelumnya kelapa sawit tersebut adalah kelapa sawit yang ditanam bupati pada saat penanaman perdana lima tahun silam.

SUMBER : RADAR TARAKAN, SENIN, 1 OKTOBER 2012

Artikel Terkait