Disbun Kaltim Akan Ganti Bibit Sawit Palsu
05 Juni 2012 Admin Website Artikel 278

SAMARINDA. Tahun 2012 ini, Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjebun), Kementerian Pertanian berencana akan mengganti tanaman kelapa sawit milik masyarakat yang menggunakan bibit kelapa sawit palsu dengan bibit unggul bermutu dan bersertifikat.

Demikian yang disampaikan oleh  Ir. Rimansyah Danasaputra, MM, Direktur Tanaman Tahun, Ditjenbun saat mengadakan kunjungan ke Kantor Disbun Kaltim, Jumat (31/05) pekan lalu yang disambut langsung oleh Kepala Disbun Kaltim diwakili Kepala Bidang Usaha, Ir. Moh. Yusuf, M.Si.

Menurutnya, pola penggantian bibit sawit tidak bersertifikat dengan bibit sawit unggul bermutu dan bersertifikat dengan model bantuan sosial (bansos) kepada kelompok tani, sesuai dengan Permentan Nomor 02/Permentan/OT.140.1.2012 tentang Pedoman Pengelolaan Bantuan Sosial Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2012. Rencana penggantian sekitar 250 hektar akan ditindaklanjuti dengan persiapan teknis terkait calon petani (CP) dan calon lahan (CL).

Menurutnya, kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu para pekebun yang telah menanam dengan menggunakan bibit kelapa sawit tidak bermutu atau dikenal dengan bibit kelapa sawit palsu akan diganti dengan bibit kelapa sawit unggul bermutu dan bersertifikat.

"Seperti yang telah kita ketahui bersama penggunaan benih sawit palsu sangat merugikan dan hasil produksinya rendah. Tidak seperti bibit unggul yang mampu berproduksi sampai dengan 35 ton tandan buah segar (TBS) per tahun dengan rendemen 26 %", ungkap Rismansyah.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Paser, Ir.H. Abdul Rasyid, M.Si mengatakan banyak petani yang menanam dengan menggunakan bibit sawit palsu dan telah tanaman telah berumur 5 tahun, maka perlu waktu yang banyak dalam proses pemusnahan tanaman sawit yang tidak bermutu tersebut.

"Mengingat banyaknya waktu yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan ini, kami berharap kegiatan ini ditunda pada tahun anggaran yang akan datang," usulnya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir, seluruh pejabat Disbun Kaltim, Distanbun Paser, Dishutbun Kukar, Dishutbun PPU, staf Direktorat Tanaman Tahunan dan Kabid Perbenihan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Medan. (rey)

SUMBER : BIDANG PRODUKSI

Artikel Terkait