Disbun Gelar Rakorbun Kaltim 2012
19 Maret 2012 Admin Website Artikel 269

SAMARINDA. Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim menggelar Rapat Koordinasi Pembangunan Perkebunan (Rakorbun) Kaltim Tahun 2012 yang akan berlangsung mulai hari ini Senin (19/03) bertempat di Pendopo Lamin Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda yang rencananya diikuti oleh seluruh Disbun di Kabupaten/Kota se Kaltim, Perusahaan Besar Perkebunan dan instansi terkait.

Rakorbun yang dibuka langsung oleh Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak  mengambil tema "Peningkatan Kinerja dan Prestasi Dalam Rangka Mendukung Revitalisasi Perkebunan Yang Pro rakyat dan Berkelanjutan Menuju Kaltim Bangkit 2013".

Dalam sambutan, Awang Faroek menyampaikan pentingnya pelaksanaan Rakorbun merupakan salah satu bentuk tindak lanjut dari pelaksanaan Rapat Koordinasi Perkebunan (Rakorbun) yang telah dilaksanakan tahun 2011 yang lalu,dimana lebih menitikberatkan kepada koordinasi dan evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun 2011, pemantapan kegiatan tahun 2012 dan usulan rencana kegiatan tahun 2013.

"Ada beberapa hal penting yang menjadi topik utama dalam penyelenggaraan Rakorbun kali ini, diantaranya Revitalisasi Perkebunan, ISPO dan solusi penanganan Gangguan Usaha Perkebunan", ujar Awang Faroek menambahkan.

Tujuan utama program ini, untuk menghimpun data perkembangan pelaksanaan kegiatan di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota, Evaluasi kegiatan APBD dan APBN TA. 2012 dan rekonsiliasi data perkembangan 1 Juta hektar kelapa sawit dan permasalahan replanting kelapa sawit.

Hasil proses musyawarah tersebut diharapkan diperolehnya data perkembangan pelaksanaan kegiatan baik APBD maupun APBN serta tindak lanjut pelaksanaan di lapangan untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan pembangunan perkebunan. Selain itu juga untuk menghimpun data realisasi 1 Juta Ha kelapa sawit dan tersosialisasinya rencana kegiatan APBN tahun 2013.

Menurut Kepala Disbun Kaltim, Etnawati, acara ini rencananya akan dilanjutkan dengan Orientasi Lapangan (OL) ke Provinsi Jambi dan hasil dari kunjungan ini diharapkan menambah wawasan, pengalaman dan pengetahuan peserta mengenai mekanisme pemetaan (GIS) perkebunan besar swasta, administrasi dan system penilaian kebun non revit (konversi) dan kunjungan ke model pemberdayaan dan kelembagaan kelompok petani (koperasi dan kebun plasma). (rey)

SUMBER : SEKRETARIAT DISBUN


Artikel Terkait