(0541)736852    (0541)748382    disbun@kaltimprov.go.id

Disbun Gelar Pelatihan Budidaya dan Pengolahan Kakao

29 Mei 2024 PPID Berita Daerah 185
Disbun Gelar Pelatihan Budidaya dan Pengolahan Kakao

JEMBER. Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur menggelar acara Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Petugas Teknis Perkebunan dengan fokus pada Budidaya Tanaman Kakao. Acara ini berlangsung di Puslitkoka, Jember, Jawa Timur, mulai dari tanggal 28 hingga 30 Mei 2024.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan teknis para petugas lapangan, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produksi kakao di Kalimantan Timur.

Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Ence Achmad Rafiddin Rizal. Dalam sambutannya, Ence Achmad menekankan pentingnya pengembangan tanaman kakao sebagai salah satu komoditas unggulan di Kalimantan Timur.

Menurut data tahun 2022, luas perkebunan kakao rakyat di provinsi ini mencapai 7.658 hektar dengan produksi sebesar 2.516 ton per tahun. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masalah yang selama ini dihadapi petani kakao, seperti rendahnya produktivitas dan mutu hasil panen, dapat diatasi.

"Salah satu strategi yang dijalankan Dinas Perkebunan untuk meningkatkan kesejahteraan petani kakao adalah melalui berbagai program, seperti pemberian bantuan benih unggul, peningkatan produksi dengan bantuan sarana dan prasarana, serta rehabilitasi dan peremajaan tanaman." ujar Rizal.

Selain itu, peningkatan SDM juga menjadi fokus utama dengan mengadakan pelatihan-pelatihan bagi petani dan petugas teknis. Kerjasama yang baik antara semua pemangku kepentingan diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi sektor perkebunan kakao di Kalimantan Timur.

Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari petugas teknis perkebunan dan penyuluh pertanian lapangan dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

"Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan selama tiga hari ini, para peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di wilayah binaan masing-masing." tambahnya.

Dengan semangat dan kerja keras, diharapkan petani kakao di Kalimantan Timur dapat semakin maju dan menghasilkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar. (afif/disbun)

SUMBER : SEKRETARIAT

Artikel Terkait