Dinas Perkebunan Harus Proaktif
27 Desember 2007 Admin Website Artikel 385
Menurut Bupati Hm Ridwan Suwidi pada satu kesempatan baru-baru ini, kelapa sawit dan karet dikembangkan secara luas oleh masyarakat perdesaan di 10 kecamatan di Kabupaten Paser, dan hingga saat ini areal kelapa sawit dan karet berdasarkan data telah mencapai luas 72.935 hektare yang terdiri dari perkebunan besar negara atau (PBN) seluas 13.925 hektare, perkebunan besar swasta (PBS) seluas 15.208 hektare dan perkebunan rakyat seluas 43.802 hektare.

"Program revitalisasi perkebunan yang pencanangannya oleh Menteri Pertanian pada awal Maret 2007 lalu, lebih ditekankan pada kegiatan perluasan dan peremajaan kelapa sawit serta kegiatan perluasan karet, dan minat masyarakat untuk membangun perkebunan sangat besar yang ditunjukkan dengan jumlah pemohon yang saat ini untuk pengembangan kelapa sawit mencapai 84.000 hectare dan karet 85.000 hektare," jelas Bupati.

Namun harus diakui bahwa pelaksanaan program ini terkesan berjalan lamban. Karena itu, agar pihak-pihak yang berkepentingan dan terkait dalam program revitalisasi perkebunan dapat bekerjasama untuk merumuskan langkah-langkah bersama menyelesaikan berbagai kendala dengan sebaik-baiknya.

"Kepada Dinas Perkebunan saya minta agar dapat lebih bekerja keras dan proaktif membantu petani. Karena dengan kerja keras dan kerjasama yang lebih harmonis diantara semua pihak yang terkait, saya optimistis gerakan daerah pengembangan perkebunan rakyat semesta melalui program revitalisasi perkebunan dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan harapan mewujudkan visi menuju masyarakat Paser yang Agamais, Berbudaya dan Sejahtera," harap Bupati.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, RABU, 26 DESEMBER 2007

Artikel Terkait