Bankaltim Target Rp 1 T di Sektor Perkebunan
10 Juni 2009 Admin Website Artikel 295
#img1# Direktur Utama Bankaltim, Aminuddin menyampaikan, dalam setiap pembahasan rencana bisnis, pihaknya sangat terbuka dengan permintaan pasar.

"Kami berupaya selalu konsisten melihat peluang yang masuk, sehingga tidak hanya fokus pada pembiayaan konsumtif, tapi jua sektor usaha mikro kecil dan menengah. Kredit sektor konsumtif persentasenya terus menurun," sambungnya.

Selama 2008 lalu misalnya, bank plate merah ini melakukan ekspansi dana Rp 600 miliar untuk kredit sektor perkebunan. Hal itu diharap bisa dilanjutkan untk 2009 ini untuk membiayai sektor perkebunan kelapa sawit plasma.

Untuk 2009 ini, diharapkan pembiayaan yang dikucurkan untuk perkebunan kelapa sawit menjadi Rp 1 triliun, naik hampir 2 kali lipat ketimbang 2008 lalu.

"Selain pembiayaan juga tetap diberikan untuk sektor properti, transportasi dan usaha jasa kontruksi," imbuhnya. Kredit terus tumbuh 25 persen dibanding tahun lalu.

"Kami berharap bisa mendukung pembangunan infrastruktur pembangunan trans-Kalimantan, pembangunan bandar udara dan pembangunan pembangkit listrik," bebernya.

Hingga akhir Mei tadi, kinerja Bankaltim cukup menggembirakan dengan total aset atau jumlah kekayaan Rp 14,71 triliun.

Sementara dana pihak ketiga (DPK) atau dana yang berhasil dihimpun dari nasabah tercatat Rp 12,71 triliun. Masing - masing dalam bentuk tabungan Rp 1,36 triliun, deposito Rp 4,01 triluin dan giro Rp 7,34 triliun. Dari dana yang berhasil dihimpun tersebut, kredit yang berhasil dibukukan Bankaltim tercatat Rp 5,62 triliun. Dengan demikian, rasio antara kredit yang disalurkan dengan dana yang berhasil dihimpun bank ini (loan to deposit ratio/LDR) sebesar 44,23 persen. Berdasarkan kinerja yang dilalui selama Januari hingga akhir Mei tersebut, laba kotor yang berhasil dikantongi perusahaan daerah ini mencapai Rp 243 miliar.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, RABU, 10 JUNI 2009

Artikel Terkait