80 Juta Bibit Sawit
10 Maret 2009 Admin Website Artikel 287
#img1# Bila produksi bibit kelapa sawit di Bengalon ini berhasil dengan baik. maka dipastikan benih kelapa sawit untuk kebutuhan Kalimantan tidak perlu lagi mendatangkan dari luar daerah. Karena Pustekinfo kelapa sawit di Kutim ini yakini sudah mampu menyediakan bibit sawit unggul yang dijamin keasliannya.

"Jadi kedepan peredaran bibit sawit palsu dapat ditekan. Bibit sawit palsu tersebut dapat merugikan masyarakat tani. Pemerintah kabupaten Kutim terus melakukan pembenahan dalam upaya membangun industri ulu, industri menengah dan industri ilir," katanya, belum lama ini.

Konsep Gerakan Daerah Pengembangan Agribisnis (Gerdabangagri) dapat dicapai apabila tiga sektor indutri tersebut dimaksimalkan. Karena industri ilir dapat berjalan sukses apabila didukung indutri menengah. Begitu juga industri menengah dapat berjalan lancar apabila ditopang industri ulu.

"Jadi pembangunan Pustekinfo tersebut merupakan pilihan tepat untuk program perkebunan sawit yang sedang marak dikembangkan khususnya di hampir seluruh kecamatan se-Kutim. Terkecuali kecamatan Sengata yang tidak memiliki lahan yang cukup untuk pengembangan kelapa sawit," lanjut Akhmadi.

Keberadaan Pustekinfo di Bengalon sangat didukung oleh Departemen Perkebunan dan juga Dinas Perkebunan (Kadisbun) Provinsi Kaltim. Pembangunan Pustekinfo tersebut diakui merupakan cikal bakal terwujudnya program revitalisasi pertanian yang sedang digalakkan dewasa ini.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, SABTU, 7 MARET 2009

Artikel Terkait