Tiga Investor Ingin Buka Perkebunan Karet
31 Desember 2009 Admin Website Artikel 293
#img2# "Ketika investor tersebut awalnya ingin membuka lahan perkebunan karet antara 5 ribu sampai 6 ribu hektare," sebut Milon. Namun setelah maksud tersebut disampaikan kepada Bupati Kubar Ismael Thomas justru direspons positif.

Malahan kata dia, Bupati siap mendukung, jika ketiga investor itu ingin membuka lahan yang lebih luas lagi yakni hingga 10 ribu sampai 20 ribu hektare.

"Jadi Pak Bupati sangat respons selaku ada investor yang ingin membuka perkebunan karet di Kubar," jelasnya.

Terkait investasi ketiga investor Kalsel itu, kata dia, tepat 5 Januari 2010, ketiga perusahaan siap melakukan MoU/Memorendum of Understanding (Nota Kesepahaman) dengan Pemkab Kubar. Salah satu, isi dalam MoU itu adalah kerja sama pembelian karet petani melalui Koperasi Induk Kubar, dengan harga sesuai harga di pabrik. Tapi ongkos angkut ke pabrik dari Kubar, tanggung jawab Koperasi Induk Kubar.

Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Perikanan dan Peternakan Kubar Achmad Sofyan mengaku sangat mendukung rencana investor dari Kalsel yang ingin membuka perkebunan karet di Kubar. Jika bicara potensi, diakuinya bahwa di Kubar memiliki lahan sangat luas dan potensi lahannya subur. Kecuali daerah rawan yang sulit dikembangkan perkebunan karet.

"Lahan perkebunan yang bisa digarap adalah lahan kawasan bubidaya non-kehutanan (KBNK). Lahannya tersebar di sejumlah kecamatan di Kubar," terang Achmad Sofyan. Ia lalu menyilakan investor yang tertarik membuka perkebunan di Kubar, karena sebagai bentuk peningkatan kesejahteraan dan peluang kerja bagi warga Kubar.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, KAMIS, 31 JANUARI 2009

Artikel Terkait