SKPD Diminta Berlomba Sampaikan Informasi Pembangunan
23 Agustus 2014 Admin Website Berita Daerah 265
SKPD Diminta Berlomba Sampaikan Informasi Pembangunan
SAMARINDA. Seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Kaltim diminta berlomba-lomba menyampaikan informasi pembangunan melalui pameran pembangunan Kaltim Expo dan Kaltim Fair.

Agenda promosi pembangunan tahunan dalam rangka menyemarakan peringatan HUT Kemerdekaan RI, maupun HUT Pemprov Kaltim tersebut merupakan media tepat menyampaikan pertanggung jawaban pemerintah kepada masyarakat.

"Melalui pameran seperti ini masyarakat bisa melihat kegiatan pembangunan yang dilaksanakan setiap SKPD. Ini bentuk pertanggung jawaban kita kepada masyarakat atas apa yang telah dikerjakan selama setahun terakhir," kata Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak sebelum membuka Kaltim Expo ke 6 2014, di Komplek Stadion Madya Sempaja, Samarinda, Jumat (22/8).

Pembukaan pameran pembangunan yang digelar 22-26 Agustus tersebut ditandai pemukulan gong oleh Gubernur Faroek. Ia ditemani Ketua DPRD Kaltim, M Syahrun, Wawali Samarinda, Nusyirwan Ismail, Plt Sekprov Kaltim, Rusmadi, dan Kepala BPPMD Kaltim, Diddy Rusdiansyah kemudian melanjutkan meninjau lokasi pameran dan berdialog di stand Diskominfo Kaltim.

Menurut gubernur, kewajiban menyampaikan informasi akurat kepada masyarakat selain untuk menyebarluaskan kinerja pembangunan, juga dalam rangka transparansi mewujudkan keterbukaan di Kaltim. Terlebih Kaltim saat ini memegang predikat terbaik pertama kategori provinsi pelaksanaan keterbukaan informasi publik (KIP).

Prinsipnya, gubernur tidak ingin mendengar ada proyek pembangunan yang tidak diketahui masyarakat. Semua harus disampaikan secara jelas, baik pelaksana kegiatannya, hingga besaran maupun sumber dana yang digunakan.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau Kepala SKPD mulai mempersiapkan seluruh informasi kegiatan lingkup instansinya untuk disampaikan melalui pameran pembangunan Kaltim Fair yang akan dilaksanakan pada peringatan HUT Pemprov Kaltim.

"Ini kesempatan kita membuktikan provinsi ini benar-benar membangun dengan transparan, karena keterbukaan merupakan bagian perwujudan perintahan bersih dan berwibawa," kanyanya.

Gubernur juga mewanti SKPD tidak hanya menyampaikan informasi pembangunan melalui pameran. Setiap SKPD diminta terus memperbaharui informasi di website resmi instansinya.

Menurutnya, sejak beberapa tahun terakhir sebagian besar SKPD sudah mulai memaksimalkan pengelolaan websitenya, meskipun masih ada yang datanya tidak diperbaharui.

"Ini sudah 2014, saya tidak mau dengar ada SKPD yang datanya masih 2010, 2011, 2012, dan 2013. Datanya harus terbaru. Kalau masih ada, kita akan berikan rapor merah," tegasnya.(arf)

SUMBER : DISKOMINFO PROV. KALTIM

 


Artikel Terkait