Lantik Kepala Kampung, Dukung Petani Plasma
24 Februari 2011 Admin Website Artikel 308

TANJUNG REDEB - Tiga kepala kampung di wilayah Kecamatan Teluk Bayur yakni Labanan Makmur, Labanan Makarti dan Labanan Jaya, dilantik bersamaan kemarin, di Pendopo Kampung Labanan Makmur.  Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Bupati Ahmad Rifai, Ketua DPRD, pimpinan SKPD serta masyarakat yang datang dari tiga kampung tersebut.

Tiga kepala kampung yang dilantik masing-masing Mudawi, sebagai kepala kampung Labanan Makarti, Rakhmat Kholis sebagai kepala kampung Labanan Jaya, serta Nashori Alwi sebagai kepala kampung Labanan Makmur.  Pelantikan dilakukan setelah ketiganya dipilih warga dengan masa tugas hingga 2017.

Bupati Makmur usai pelantikan menyampaikan, banyak tugas penting yang diemban seorang kepala kampung demi kepentingan masyarakatnya.  Salah satunya, dengan memperhatikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. ”Aspirasi masyarakat harus menjadi perhatian bagi kepala kampung,” kata makmur.

Ia berpesan, dalam menjalankan tugas dan kewenangannya, kepala kampung jangan terlalu mudah memberikan rekomendasi dalam pemanfaatan lahan. ”Hendaknya benar-benar dicermati, agar tidak terjadi masalah di kemudian hari,” kata Bupati mengingatkan.  Selain itu, potensi kampung juga harus dikenali dengan baik, termasuk menyangkut batas wilayah.  Sebab, persoalan batas wilayah sering menjadi sumber sengketa.

Khusus dalam pengelolaan keuangan, Bupati mengingatkan banyak aparat kampung belum paham. ”Asyik memanfaatkan dananya, namun tak bisa mempertanggungjawabkan, ini yang harus dihindari," ujarnya.  Karena itu, kepala kampung bersama jajarannya, harus paham benar, bagaimana mengelola dana yang diberikan dalam membantu kegiatan pembangunan di wilayah kampung.

Khusus kerja sama kemitraan antara perusahaan PT Hutan Hijau Mas (HHM) dengan masyarakat, dalam penanaman kelapa sawit sebagai lahan plasma, hendaknya benar-benar dilaksanakan dengan baik.

”Ini satu harapan bagi masyarakat,” kata Makmur.  Menggarap plasma sawit yang tergabung dalam koperasi, merupakan terobosan perusahaan, memberikan kesempatan untuk ikut berperan.  Lahan masyarakat Labanan cukup luas, dan memiliki potensi untuk dikembangkan. ”Ini bisa sebagai tabungan masa depan, dan biaya bagi anak-anak nanti,” tambahnya.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, KAMIS, 24 PEBRUARI 2011

Artikel Terkait