Industri dan Lembaga Riset Perkuat Sinergi
22 September 2012 Admin Website Artikel 282
JAKARTA. Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI) memperkuat kerja sama teknologi pemanfaatan sabut kelapa dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Pembicaraan k erjasama tersebut disepakati dalam pertemuan Ketua Umum AISKI, Efli Ramli dengan Kepala BPPT, Marzan A Iskandar di Jakarta, Rabu (19/9/2012).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan AISKI, Ady Indra Pawennari, Deputi Kep ala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi, Listyani Wijayanti dan Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam, Ridwan Djamaluddin.

Rencananya, nota kesepahaman dengan BPPT terkait teknologi pemanfaatan sabut kelapa ini ditandatangani tanggal 27 September mendatang. Kerjasama ini akan berdampak positif terhadap perkembangan industri sabut kelapa nasional, ungkap Ketua Umum AISKI, Efli Ramli.

Adapun cakupan teknologi yang akan dikerjasamakan AISKI dengan BPPT, menurut Efli, antara lain teknologi BiTumMan (Biji Tumbuh Mandiri), media tanam yang terbuat dari serbuk sabut kelapa (coco peat ) untuk kegiatan revegetasi lahan pasca tambang, teknologi plywood komposit serat sabut kelapa (coco fiber) dan teknologi briket energ i untuk bahan bakar pengganti minyak tanah dari coco peat.

Kepala BPPT, Marzan A Iskandar menyatakan dukungannya atas usaha AISKI untuk menerapkan teknologi hasil riset BPPT. Diharapkan, pemanfaatan teknologi untuk pengembangan industri sabut kelapa Indonesia dapat meningkatkan nilai tambahnya.

Saya dukung penuh. Mudah-mudahan penerapan teknologi ini dapat memberi nilai tambah bagi industri sabut kelapa dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Tolong, supaya daerah-daerah yang punya potensi sabut kelapa dan lahan pasca tambang juga diundang. Kita akan sosialisasikan teknologi ini, kata Marzan kepada para Deputi Kepala BPPT yang mendampinginya.

Acara MoU AISKI BPPT tersebut, rencananya akan disejalankan dengan sosialisasi teknik reklamasi dan reveget asi lahan pasca tambang dengan menggunakan media sabut kelapa yang diberi nama BiTumMan.

Sejumlah daerah kabupaten/kota yang memiliki lahan pasca tambang sudah menyatakan kesiapannya untuk menghadiri acara sosialisasi yang diselenggarakan BPPT tersebut.

DIKUTIP DARI KOMPAS, RABU, 19 SEPTEMBER 2012


Artikel Terkait