RHL Kubar Berhasil
07 Desember 2007 Admin Website Artikel 335
Keberhasilan RHL ini disampaikan Kepala Dishut (Kadishut) Kubar Paulus Matius, baru-baru ini. Ia mengatakan ini, setelah hasil evaluasi RHL oleh Dishut Kubar di sejumlah lokasi penanaman pohon. Salah satunya, yang dipantau belum lama ini oleh Kepala Dishut Kubar, RHL tahun 2003 dilakukan Kelompok Tani Upaya Lestari seluas 25 hektare di Kampung Asa Kecamatan Barong Tongkok. Jenis tanamannya, karet dan buah-buahan.

?Kunjungan ini sangat penting agar saya dapat melihat langsung perkembangan kegiatan RHL yang dilaksanakan oleh kelompok tani sejak 2003 sampai sekarang,? kata Paulus Matius. Ia menyebutkan, RHL telah menghabiskan biaya cukup besar, yang bersumber dari APBD Kubar.

Selain kegiatan RHL berjalan ia mengatakan, optimistis dari pohon yang tumbuh ditanam itu, tinggal 3 sampai 4 tahun lagi sudah bisa dipanen, khususnya pohon karet diambil getahnya. Jika sudah panen getah karetnya, secara tidak langsung, sangat memengaruhi peningkatan sumberdaya alam (SDA) maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat yang melaksanakan kegiatan RHL.

?Sebagai mana kita ketahui bahwa sekarang pasokan getah keret yang ada di Kutai Barat, belum bisa memenuhi kebutuhan para pembeli atau tengkulak. Dari permintaan pembelian getah karet di Kubar maupun pembeli dari Kalimantan Selatan,? terangnya.

?Oleh karena saya berpesan kepada masyarakat petani khususnya bagi yang melaksanakan kegiatan RHL, agar bersungguh-sungguh melaksanakan kegiatan tersebut. Sehingga, keberhasilannya bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat itu sendiri,? kata Paulus lagi.

Hal senada juga disampaikan Kasi Reboisasi dan Rehabilitasi Lahan (RRL) Dishut Kubar Solman, supaya kelompok tani juga tekun memelihara lahannya masing-masing. ?Apabila tanamannya bisa tumbuh baik dan berhasil, toh nanti yang menikmati hasilnya adalah masyarakat petani itu sendiri. Sedangkan, pemerintah hanya memberikan rangsangan dan motivasi baik berupa bantuan dana maupun bimbingan langsung kepada masyarakat,? terang Solman.

Ia menambahkan, peninjauan RHL ke lokasi kampung maupun di kecamatan di Kubar, akan dilakukan rutin yakni. Cara ini diharapkan kelompok tani bisa lebih termotivasi dalam melaksanakan kegiatan RHL.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, JUMAT, 7 NOPEMBER 2007

Artikel Terkait