Rakornis Perkebunan Semester II Tahun 2010 Berjalan Lancar
05 November 2010 Admin Website Artikel 299
BALIKPAPAN. Dengan mengambil tema "Percepatan Revitalisasi dan Peningkatan Produktivitas  Perkebunan Menuju Kaltim Bangkit 2013",  Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Perkebunan Se Kalimantan Timur merupakan salah satu media komunikasi yang penting dan strategis dalam menyatukan persepsi terhadap salah satu program utama pembangunan Kalimantan Timur yaitu pembangunan pertanian dalam arti luas.

Sebagai bagian dari proses perencanaan, penyelenggaraan Rakornis Perkebunan Se Kalimantan Timur ini sangat menentukan dalam memaduserasikan pengukuhan dan keberlanjutan kegiatan pembangunan kawasan perkebunan melalui pembiayaan yang berasal dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur.

Tujuan utama program ini, antara lain mengevaluasi hasil kinerja pembangunan kawasan perkebunan tahun 2010 serta upaya tindak lanjutnya, merealisasikan komitmen keterpaduan/upaya integrasi pembangunan perkebunan di Kabupaten Kota serta percepatan pelaksanaan kegiatan tahun 2010 dan melakukan sinkronisasi awal dan klarifikasi perencanaan kegiatan tahun 2011 dalam rangka mengukuhkan pembangunan kawasan perkebunan.

Dalam kesempatan kali ini, Rakornis Perkebunan Se Kalimantan Timur ini dibuka oleh Gubernur Kalimantan Timur yang diwakili oleh Asisten II Setprov Kaltim dihadiri oleh Kepala Dinas yang membidangi Perkebunan Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur. Selain itu juga dihadirkan narasumber dari Ditjenbun Deptan, Dit jen P2HP, Kanwil Ditjen Perbendaharaan, KPKN Samarinda dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur.

Hasil proses musyawarah tersebut diharapkan dapat terjalin komitmen dan keterpaduan dalam upaya peningkatan pembangunan perkebunan antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota diantaranya adalah dalam mendukung program pengembangan 1 juta hektar perkebunan Kelapa Sawit serta Gerakan Nasional (Gernas) Kakao yang didukung oleh berbagai sumber pembiayaan baik dari Pusat (APBN) dan Daerah (APBD I & II). Selain itu perlu adanya keberlanjutan dan prioritas pembangunan kawasan perkebunan di perbatasan melalui Program Kaltim Bangkit Tahun 2013.

Artikel Terkait