Penguatan Kelembagaan Petani Kakao Melalui Dinamika Kelompok
31 Agustus 2020 Admin Website Berita Daerah 41
Penguatan Kelembagaan Petani Kakao Melalui Dinamika Kelompok

KAUBUN. Dalam upaya penguatan kelembagaan petani pekebun, Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Dinamika Kelompok yang melibatkan 78 petani kakao  di Desa Mata Air Kecamatan Kaubun, Kutai Timur selama 3 hari, mulai dari Selasa (25/08) hingga Kamis (27/08) pekan lalu.

Kepala Dinas Perkebunan, Ujang Rachmad didampingi Kepala Bidang Pengembangan Komoditi, Siti Wahyuni  mengatakan kegiatan ini dilakukan karena pada umumnya permasalahan manajemen pengelolaan kelompok tani (poktan) yang kurang baik dan tidak tepat sasaran.

“Dinamika Kelompok merupakan salah satu upaya kami dalam hal penguatan kelembagaan. Selama ini banyak poktan hanya berdasarkan kegiatan swadaya masyarakat saja, namun dengan pembinaan yang dilakukan sehingga poktan tersebut akan bisa lebih maju,” ungkap Ujang, sesaat membuka Bimbingan Teknis dan Dinamika Kelompok  Perluasan Komoditi Kakao 80 Ha, Rabu (26/08) pekan lalu.

Menurutnya, melalui kegiatan dinamika kelompok ini, diharapkan kelompok tani tersebut akan semakin kuat dan berkembang. Wawasan pemahaman dan penghayatannya dalam hal pengelolaan kelompok tani melalui sistem kebersamaan ekonomi berdasarkan manajemen kemitraan.

"Bimtek dibagi dua kelas. Karena banyak peserta. Dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya.

Ujang menambahkan, kegiatan didanai melalui APBD Kaltim tahun 2020, kegiatan perluasan kakao seluas 80 hektar, dimana telah disalurkan bantuan kepada 3 kelompok tani di Kecamatan Kaubun, Kutai Timur. Masing-masing kelompok tani menerima bantuan, yakni berupa 30.000 batang bibit kakao, 3.000 kilogram pupuk NPK dan 150 liter herbisida kepada kelompok tani Mitra Tani.

Berikutnya, kelompok tani Sumber Rezeki berupa 20.000 batang bibit kakao, 2.000 kilogram pupuk NPK dan 100 liter herbisida.

Sementara itu, kelompok tani Sumber Makmur berupa 30.000 batang bibit karet, 3.000 kilogram pupuk NPK dan 150 liter herbisida. (rey/disbun)

SUMBER : SEKRETARIAT


Artikel Terkait