(0541)736852    (0541)748382    disbun@kaltimprov.go.id

Pemprov Kaltim Tancap Gas Satukan Arah Pembangunan Perkebunan dan Kehutanan

30 Juli 2025 Afif Berita Daerah 720
Pemprov Kaltim Tancap Gas Satukan Arah Pembangunan Perkebunan dan Kehutanan

JAKARTA. Di tengah hiruk-pikuk pembangunan nasional dan momentum menuju Generasi Emas 2045, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Dinas Perkebunan dan Dinas Kehutanan menunjukkan langkah konkret dengan menggandeng para pelaku industri strategis.

Melalui Executive Meeting bertajuk “Kolaborasi dan Akselerasi Sektor Perkebunan dan Kehutanan dalam mendukung Kalimantan Timur Sukses menuju Generasi Emas”, Pemprov Kaltim merumuskan sinergi lintas sektor di Hotel The Ritz-Carlton Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud (Harum) serta diikuti CEO dan pimpinan perusahaan sektor kehutanan dan perkebunan yang beroperasi di Benua Etam.

Dalam arahannya, Gubernur Harum menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum menyatukan langkah dan visi antara pemerintah daerah dan sektor usaha. Ia menyebut perkebunan dan kehutanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang menyumbang signifikan pada PDRB Kaltim.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Butuh kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menavigasi tantangan sekaligus memaksimalkan potensi sektor andalan kita,” ujar Harum.

Lebih lanjut, Gubernur Harum menyampaikan tiga komitmen utama seperti memperkuat hilirisasi dan nilai tambah lokal, menyelaraskan program CSR dengan prioritas pembangunan daerah, serta membangun keteladanan dalam kepatuhan usaha.

Pertemuan ini turut dihadiri tokoh-tokoh penting seperti Anggota DPRD Kaltim, Abdul Giaz, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Ujang Rachmad, Kepala Dinas Kehutanan, Joko Istanto, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan, Andi Siddik, Ketua Komda APHI Kaltim, Asrul Anwar, Ketua Komda ISWA Kaltimtara, Azharin, Ketua Komda Apkindo Kaltimtara, Eko Arief Suratmono, Ketua Umum Gapki, Eddy Martono, dan Ketua Gapki Cabang Kaltim, Rahmat Perdana Angga.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Andi Siddik, turut menyampaikan harapannya bahwa pertemuan ini dapat menjadi ruang terbuka sebagai medium menyamakan frekuensi dan menyusun strategi sektor perkebunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Kami ingin mendorong percepatan transformasi sektor perkebunan melalui penguatan kelembagaan petani, peningkatan produktivitas, dan pembukaan akses pasar. Tapi itu tidak mungkin tanpa dukungan nyata dari sektor swasta. Ini bukan hanya tentang investasi, tapi juga tentang komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan,” ujar Andi.

Dengan tekad bersama, forum ini diharapkan mampu melahirkan langkah konkret menuju kemitraan strategis yang memperkuat sektor kehutanan dan perkebunan Kaltim sebagai pilar utama pembangunan ekonomi berkelanjutan dan inklusif. (fif/disbun)

SUMBER : SEKRETARIAT

Artikel Terkait