Pasir Masih Andalkan Sawit
11 Desember 2007 Admin Website Artikel 420
?Saat ini tinggal komitmen kita bersama, jika ingin mencapai itu semua, maka warga Kabupaten Paser harus mendukung setiap program yang kita lakukan, baik sektor perkebunan, pertanian, perikanan maupun peternakan,? tandas Bupati Ridwan Suwidi.

Menurut Bupati, sebagian besar kehidupan masyarakat Paser adalah bergantung pada kegiatan pertanian dan perkebunan. Karena itu, menjadi keharusan bagi pemerintah daerah untuk menumbuhkan dan membangkitkan ekonomi masyarakat.

?Hal itu karena merupakan kantong-kantonmg ekonomi yang bisa menanggulangi kepentingan hidup dan kehidupan keluarga,? katanya.

Khusus subsektor perkebunan, terkait program revitalisasi khususnya komoditas kelapa sawit dan karet, saat ini menjadi andalan di Paser dan telah secara nyata membuktikan peranannya dalam peningkatan ekonomi di pedesaan dan juga berperan besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ditunjukkan dari sumbangannya terhadap peningkatan produk domestik regional bruto (PDRB) kelapa sawit dan karet.

?Bagi daerah Paser, program revitalisasi perkebunan lebih ditekankan pada kegiatan perluasan dan peremajaan kelapa sawit serta kegiatan perluasan kebun karet, dan pemilihan dua komoditas ini didasarkan atas beberapa pertimbangan antara lain adanya peranan yang sangat strategis sebagai sumber pendapatan masyarakat dan mempunyai prospek pasar baik dalam negeri maupun ekspor serta mampu menyerap tenaga kerja baru,? terangnya.

Sedangkan strategi pembangunan perkebunan kedepan adalah menginteraksikan secara harmonis aspek ekonomi, ekologi dan sosial budaya masyarakat dengan sasaran menumbuh kembangkan nilai-nilai yang melandasi berkembangnya hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam dan pemanfaatan sosial kapital seperti, institusi lokal dan sejenisnya sebagai pintu masuk dalam setiap proses pengembangan perkebunan.

Sasaran selanjutnya adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan Iptek yang terkait langsung dengan setiap upaya pengembangan usaha perkebunan, pengembangan iklim usaha yaang kondusif untuk investasi di bidang perkebunan, khususnya berupa kebijakan yang diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan dan jaminan keamanan usaha terhadap segala bentuk penjarahan, perambahan atau aktivitas serupa lainnya.

Bupati menjelaskan, berdasarkan data hingga tahun 2006, areal kelapa sawit dan karet di Kabupaten Paser telah mencapai luas 72.935 hektare, terdiri dari perkebunan besar negara seluas 13.925 hektare, perkebunan besar swasta seluas 15.208 dan perkebunan rakyat seluas 43.082 hektare.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, SELASA, 11 DESEMBER 2007

Artikel Terkait