Bea Keluar CPO Diestimasi Capai Rp3 Triliun per Bulan
28 April 2011 Admin Website Artikel 350

JAKARTA--MICOM: Peningkatan harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar dunia memberikan kontribusi signifikan ke penerimaan negara dari bea keluar. Pemerintah mengestimasi bea keluar CPO berkisar Rp3 triliun per bulan sepanjang 2011.

Direktur Teknis Kepabeanan, Ditjen Bea dan Cukai Heri Kristiono mengatakan, realisasi penerimaan bea keluar dalam tiga bulan pertama 2011 sudah melampaui target Rp5,1 triliun di APBN 2011.

Ekspor CPO merupakan kontibutor terbesar dari penerimaan bea keluar, yakni lebih dari 90%. "Target terlampaui karena harga CPO lagi tinggi. Penerimaan bea keluar
itu setiap bulan rata-rata sekitar Rp3 triliun," ujarnya Rabu (27/4), di Jakarta.

Dirjen Bea dan Cukai Agung Kuswandono mengatakan, tingginya penerimaan bea keluar karena mengikuti tren peningkatan harga komoditas, terutama CPO. Dia berharap tren harga CPO yang tinggi bertahan terus sehingga bisa menjadi sumber penerimaan negara yang signifikan.

"Penerimaan bea keluar pada triwulan I sudah 500%, lima kali lipat (dari target kuartal I), itu dari CPO. Kami harapkan pada triwulan berikutnya akan terus seperti itu,” tuturnya.


DIKUTIP DARI MEDIA INDONESIA, RABU, 27 APRIL 2011


Artikel Terkait