(0541)736852    (0541)748382    disbun@kaltimprov.go.id

UNU Kaltim dan LPPNU Audiensi dengan Dinas Perkebunan Kaltim Bahas Seminar Hilirisasi Sawit Rakyat

22 Juni 2026 Putri Berita Daerah 89
UNU Kaltim dan LPPNU Audiensi dengan Dinas Perkebunan Kaltim Bahas Seminar Hilirisasi Sawit Rakyat

SAMARINDA. Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur bersama LPPNU melakukan audiensi dengan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur terkait rencana pelaksanaan Forum Strategis Pra-Muktamar NU Tahun 2026 bertema "Hilirisasi Sawit untuk Kemandirian Ekonomi Nasional dan Kesejahteraan Umat". Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Hevea, Dinas Perkebunan Kaltim, Senin (22/6/2026).

Pertemuan dipimpin oleh Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Andi Siddik, S.P., M.Ling. Audiensi tersebut dihadiri perwakilan Disbun Kaltim, UNU Kaltim, LPPNU, serta perwakilan petani sawit.

Dalam audiensi ini, UNU Kaltim dan LPPNU menyampaikan proposal kegiatan melalui surat bernomor 03/Pan-PraMuktamar/VI/2026 tertanggal 17 Juni 2026. Proposal tersebut berisi permohonan dukungan, disposisi, serta fasilitasi koordinasi kepada Dinas Perkebunan Kaltim untuk mengundang GAPKI dan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur.

Forum yang direncanakan berlangsung pada 15-16 Juli 2026 di Samarinda tersebut akan melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, perusahaan, asosiasi, koperasi, dan petani sawit. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis dari Kalimantan Timur kepada pemerintah pusat terkait penguatan hilirisasi sawit rakyat.

Sejumlah isu turut dibahas, antara lain peluang pembangunan pabrik CPO, pengembangan pabrik minyak goreng, penguatan koperasi petani, peremajaan sawit rakyat, kesiapan sumber daya manusia, serta kendala regulasi dan lahan. Dinas Perkebunan Kaltim juga. menyampaikan adanya rencana major project di Kabupaten Paser terkait pembangunan pabrik minyak goreng melalui program PAMIGO.

Melalui audiensi ini, UNU Kaltim, LPPNU, dan Dinas Perkebunan Kaltim menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong hilirisasi sawit rakyat. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat nilai tambah sawit serta lainnya

SUMBER : SEKRETARIAT

Artikel Terkait