Sukseskan Penas KTNA dan Festival Erau 2011
22 Februari 2011 Admin Website Artikel 319
TENGGARONG - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengingatkan dalam beberapa bulan ke depan setidaknya terdapat dua agenda besar. Ppertama, pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan (KTNA) XIII 18-23 Juni yang akan dihadiri lebih 30 ribu peserta, dan kedua pada Juli akan digelar Festival Erau.

Berkaitan dengan dua agenda tersebut, Rita mengimbau kepada semua pihak termasuk perusahaan yang beraktivitas di Kukar agar dapat berpartisipasi menyukseskan agenda nasional tersebut. Hal ini disampaikan pada acara Pengalihan Kewenangan Pengelolaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dari Pemerintah Pusat kepada Pemkab Kukar dan Sosialisasi Dana Bagi Hasil Pajak PPh Pasal 21, Senin (21/2) di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Tenggarong.

Disebutkan Rita, agenda besar seperti Penas merupakan agenda nasional yang merupakan salahsatu kebanggaan bagi masyarakat Kukar sebagai tuan rumah. Tentunya hal ini harus menyiapkan segala sesuatunya guna menyukseskan Penas dapat berjalan baik dan lancar. "Saya mengimbau kepada semua pihak, termasuk perusaahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara dapat berpartisipasi menyukseskan agenda nasional baik Penas maupun Festival Erau," pinta Rita.

Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen yang akan mengunjungi Kukar pada Penas Juni mendatang, Bupati Rita Widyasari didampingi Wabup HM Ghufron Yusuf baru-baru ini, dalam arahannya kepada seluruh panitia Penas Kabupaten agar semua panitia Penas yang terdiri dari SKPD untuk terus bekerjasama dan saling koordinasi dalam mempersiapkan pelaksanaan Penas yang akan dihadiri 30 ribu orang, termasuk mempersiapkan lokasi display demplot pertanian demi suksesnya Penas di Kukar.

Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan ke sejumlah lokasi Penas, mulai dari display demplot pertanian yang berada di belakang Velodrome Kompleks Olahraga Stadion Madya Tenggarong Seberang. Kemudian meninjau jalan longsor di jalur dua, Bupati Rita Widyasari meminta agar jalur tersebut dapat segera diperbaiki sehingga nantinya nyaman dilewati ribuan kendaraan.

DIKUTIP DARI KALTIM POST, SELASA, 22 PEBRUARI 2011

Artikel Terkait