Penas XIII Petani Nelayan di Kaltim Disebut Terakbar
17 Juni 2011 Admin Website Artikel 297

TENGGARONG - Ketua umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA),   Winarno Thohir melihat,  pelaksanaan  Pekan Nasional  (Penas) XIII Petani dan Nelayan di Kutai Kartanegara (Kukar), Kaltim , ini  sebagai  Penas  terakbar  ketimbang  Penas sebelumnya.  Ini  terkait jumlah peserta  yang mencapai  30 ribu orang, jauh lebih besar  dibanding Penas XII Sumsel  yang pesertanya  berjumlah 23.000 orang.

“Saya melihat,  lokasi penyelenggaraan Penas XIII  di Kukar  ini juga memang  agak unik.  Sebab, kegiatan Penas  dipusatkan di Komplek Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, dengan fasilitas cukup lengkap dan terbilang megah,”  ucapnya di sela-sela  acara Rembug Utama KTNA di Gedung Puteri Karang Melenu,  Tenggarong.

Rembug Utama KTNA yang dibuka Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak,  hari Rabu (15/6) itu, merupakan  bagian dari rangkaian kegiatan yang mendahului pelaksanaan Penas.  Penas XIII Petani dan Nelayan tahun 2011 ini sendiri dijadwalkan dibuka Wakil Presiden Boediono pada Sabtu (18/6) besok,  dan puncaknya akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut Winarno,  hal  lain yang menarik dalam pelaksanaan Penas XIII adalah keberadaan lokasi demplot  seluas 25 hektar yang tak seberapa jauh dari stadion Aji Imbut.  “Lokasi demplot ini sangat menarik,   karena menampilkan teknologi dan terobosan baru pengembangan pertanian dalam arti luas. Terlebih,  Presiden dan Wapres akan hadir,” timpalnya seraya disambut  tepuk riuh peserta.  

Selain itu,  Penas XIII  Petani dan Nelayan  dari 33 provinsi di Indonesia ini juga akan dihadiri petani-nelayan sekawasan Asia Tenggara (Asean)  dan Jepang.  Kehadiran petani – nelayan dari sejumlah negara ini diharapkan bisa menambah bobot pelaksanaan Penas ,  karena akan terjadi interaksi atau  saling tukar informasi  tentang pengembangan pertanian dalam arti luas.

Menurut dia,   dengan terbukanya informasi teknologi pengembangan  pertanian dalam arti luas, maka diharapkan dapat meningkatkan gairah usaha tani-nelayan di Indonesia.  Karena itu,  kegiatan Penas XIII ini memiliki makna yang strategis,  tak hanya dapat meningkatkan perekonomian para petani-nelayan sendiri , melainkan ,diharapkan mampu menyokong  ketahanan pangan di negara kesatuan Republik Indonesia.

SUMBER : HUMAS DISKOMINFO PROV. KALTIM

Artikel Terkait