(0541)736852    (0541)748382    disbun@kaltimprov.go.id

Disbun Tampilkan Produk Perkebunan Unggulan di Summer Fest 2025

06 November 2025 Afif Berita Daerah 247
Disbun Tampilkan Produk Perkebunan Unggulan di Summer Fest 2025

SAMARINDA. Momentum kebangkitan ekonomi daerah kembali terasa di Kalimantan Timur. Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia atas kontribusinya yang tidak hanya menjaga stabilitas moneter, tetapi juga aktif mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor UMKM, serta mengedukasi masyarakat untuk semakin cinta, bangga, dan paham terhadap Rupiah.

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), saat membuka Kaltim Paradise of The East x Summer Fest 2025 di Convention Hall Sempaja Samarinda, Rabu (5/11/2025).

Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan sinergi nyata antara kebijakan nasional dan semangat lokal dalam membangun fondasi ekonomi yang kokoh dan inklusif.

Harum menyampaikan, sektor UMKM menjadi garda depan penggerak ekonomi rakyat yang mampu bertahan bahkan saat kondisi global bergejolak. Berdasarkan data Disperindag Kaltim, terdapat lebih dari 430 ribu unit usaha aktif di seluruh wilayah Kaltim dengan ragam produk unggulan, mulai dari olahan pangan khas, kerajinan rotan, turunan sawit, kopi, hingga madu hutan. Produk-produk tersebut kini telah menembus pasar ASEAN, Asia Timur, hingga merambah pasar global.

“Kita patut berbangga, namun juga harus terus berbenah. Dunia berubah cepat, dan UMKM harus siap dengan literasi digital, akses pembiayaan yang kuat, serta kemampuan adaptasi terhadap pasar global,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin menciptakan ruang bagi pelaku UMKM untuk tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga memperluas jejaring bisnis, belajar meningkatkan mutu, serta memahami strategi pemasaran yang efektif.

“Kita ingin agar UMKM Kaltim tidak sekadar menjual, tetapi naik kelas menjadi bagian dari rantai pasok nasional bahkan internasional dengan standar mutu, kemasan, dan branding yang membanggakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Budi Widihartanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kaltim Paradise of The East dengan Summer Fest 2025, mengusung semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah). Ia menuturkan, pemahaman terhadap makna CBP Rupiah menjadi pondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi bangsa.

“Dengan memahami dan mencintai Rupiah, kita sesungguhnya sedang memperkuat jati diri ekonomi nasional yang tangguh dan berdaya saing,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung pada 5–8 November 2025 ini mengusung tema “Sinergi dan Inovasi untuk Mewujudkan Ekonomi Berkelanjutan di Kalimantan Timur”, dihadiri oleh Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali, Forkopimda Kaltim, Perangkat Daerah, BUMN, perbankan, serta ratusan pelaku UMKM se-Kaltim.

Salah satu stand yang menarik perhatian pengunjung datang dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim).

Lewat “Toko Kebun”, Disbun Kaltim menampilkan berbagai produk unggulan UMKM sektor perkebunan seperti kopi lokal, minyak kelapa, gula aren, madu hutan, serta olahan turunan kelapa sawit yang dikemas secara modern.

Partisipasi ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan promosi produk perkebunan daerah yang berdaya saing.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Kaltim, Taufiq Kurrahman, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa keikutsertaan Disbun Kaltim dalam event ini merupakan bagian dari upaya mendorong Showcase Produk Unggulan UMKM Sektor Perkebunan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa sektor perkebunan tidak hanya identik dengan produksi bahan mentah, tetapi juga mampu menghasilkan produk turunan bernilai tambah tinggi yang layak bersaing di pasar nasional bahkan global,” ujarnya.

Taufiq menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi ajang penting untuk mempertemukan petani, pelaku UMKM, investor, dan lembaga keuangan dalam satu ekosistem ekonomi yang saling mendukung.

Taufiq berharap momentum ini mampu memperkuat posisi UMKM perkebunan sebagai pilar penting pembangunan ekonomi hijau dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.

“Harapan kami, produk-produk unggulan perkebunan Kaltim dapat terus berkembang, memperluas pasar, dan menjadi bagian dari kebanggaan masyarakat Benua Etam,” tutupnya. (fif/disbun)

SUMBER : SEKRETARIAT

Artikel Terkait