Disbun Mantapkan KTPA Sebagai Garda Terdepan Pengendalian Kebakaran Perkebunan

KUTAI TIMUR. Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran lahan dan kebun terus digencarkan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim).
Melalui kolaborasi antara Tim Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun (Dalkarlabun) Disbun Kaltim dengan Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Berau, kegiatan pembinaan kesiapsiagaan Dalkarlabun dilaksanakan dengan menyerahkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) berupa papan nama Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), Kamis (22/10/2025).
Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kaltim yang diwakili oleh Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan, Asmirilda, kepada sembilan kelompok KTPA yang tersebar di dua kabupaten. Di Kutai Timur, enam KTPA menerima bantuan, yaitu KTPA Rantau Panjang, KTPA Lung Melah, KTPA Marah Halaq, KTPA Long Segar, KTPA Muara Pantun, dan KTPA Jug Ayaq.
Sementara di Kabupaten Berau, tiga KTPA yang mendapatkan bantuan serupa meliputi KTPA Kampung Tembudan, KTPA Kampung Harapan Maju, dan KTPA Tumit Melayu.
Dalam kesempatan tersebut, Asmirilda menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin yang dilakukan Disbun Kaltim untuk memperkuat kapasitas kelompok tani dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan dan kebun.
“Papan nama ini mungkin tampak sederhana, namun memiliki makna penting sebagai identitas sekaligus simbol kesiapsiagaan kelompok KTPA di lapangan. Kami ingin kelompok ini tidak hanya aktif di atas kertas, tetapi benar-benar siap bergerak cepat ketika terjadi indikasi kebakaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Asmirilda berharap keberadaan KTPA di daerah rawan kebakaran dapat menjadi ujung tombak dalam sistem deteksi dini dan penanganan kebakaran di wilayah perkebunan.
Asmirilda menyampaikan pentingnya sinergi antara petani, perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar dalam menjaga lahan perkebunan agar tetap aman dan produktif.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dalam menjaga kebun dari ancaman api semakin kuat. Kesiapsiagaan tidak cukup hanya dengan peralatan, tetapi juga komitmen dan koordinasi yang baik di tingkat lapangan,” tambahnya.
Melalui langkah pembinaan dan pemberian sarpras ini, Disbun Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kelembagaan petani dan memperluas peran KTPA sebagai mitra strategis dalam mewujudkan perkebunan berkelanjutan yang tangguh terhadap bencana kebakaran di Kalimantan Timur. (fif/disbun)
SUMBER : SEKRETARIAT