Disbun Kaltim menerima kunjungan Tim Driver Provinsi untuk melaksanakan kegiatan Pemantauan dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan PUG Tahun 2026
SAMARINDA. Dalam rangka memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) di sektor perkebunan, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan Tim Driver Provinsi untuk melaksanakan kegiatan Pemantauan dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan PUG Tahun 2026, pada Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Ir. Asmirilda, M.P. dan diwakili oleh Anna Harlina, S.P., serta diikuti oleh jajaran perangkat daerah lingkup Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan ini bertujuan untuk menilai sejauh mana integrasi perspektif gender telah diimplementasikan dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program dan kegiatan di lingkup Dinas Perkebunan. Selain itu, monev ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai capaian, tantangan, serta peluang perbaikan dalam upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan responsif gender.
Dalam pelaksanaannya, Tim Driver Provinsi melakukan penelaahan terhadap dokumen perencanaan dan penganggaran, seperti Renstra, Renja, serta dokumen Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), termasuk Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS). Tidak hanya itu, tim juga melakukan diskusi bersama perangkat daerah guna menggali informasi terkait praktik baik (best practices) serta kendala yang dihadapi dalam penerapan PUG di sektor perkebunan.
Perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat integrasi gender dalam setiap program dan kegiatan. Hal ini diwujudkan melalui penyusunan kebijakan yang responsif gender, penyediaan data pilah, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam memahami dan menerapkan PUG.
Hasil dari kegiatan pemantauan dan evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan rekomendasi strategis dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran yang responsif gender, sekaligus mendorong pencapaian indikator pembangunan gender seperti Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Provinsi Kalimantan Timur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Dinas Perkebunan dapat semakin optimal dalam mendukung terwujudnya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di sektor perkebunan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat.
SUMBER : SEKRETARIAT