(0541)736852    (0541)748382    disbun@kaltimprov.go.id

Disbun Kaltim Melalui UPTD PBTP Gelar Pertemuan Rakor Petugas dan Produsen Benih

06 Oktober 2025 Afif Berita Daerah 323
Disbun Kaltim Melalui UPTD PBTP Gelar Pertemuan Rakor Petugas dan Produsen Benih

SAMARINDA. Benih menjadi kunci keberhasilan budidaya perkebunan. Tanpa benih bermutu, sulit membayangkan produktivitas pekebun dapat meningkat secara optimal. Menyadari pentingnya hal itu, UPTD Produsen Benih Tanaman Perkebunan (PBTP) Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) menggelar Rapat Koordinasi/Pertemuan Petugas dan Produsen Benih di Hotel Horison Samarinda, Senin (6/10/2025).

Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Disbun Kabupaten Kutai Kartanegara, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda, petugas dan produsen benih dari Samarinda serta Kukar, hingga kelompok tani yang menjadi pengguna langsung.

Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan koordinasi antara petugas teknis dan produsen benih dalam pelaksanaan perbenihan di wilayah kabupaten/kota.

Acara dibuka oleh Plt Kepala Disbun Kaltim yang diwakili Kepala UPTD PBTP, Mahmud Kahfi. Dalam arahannya, Kahfi menyampaikan bahwa perbenihan memegang peran strategis dalam mendukung sistem pertanian berkelanjutan.

Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan yang mengatur pengelolaan sumber daya hayati pertanian, pelestarian lingkungan, serta pemanfaatan benih sebagai komponen vital.

“Benih adalah titik awal budidaya. Mutunya akan sangat menentukan berhasil atau tidaknya usaha perkebunan, sehingga setiap produsen wajib memastikan benih yang diproduksi sesuai standar,” tegas Kahfi.

Data UPTD PBTP mencatat, saat ini terdapat 61 produsen benih di Kaltim yang bergerak pada berbagai komoditas seperti kelapa sawit, karet, lada, aren, kakao, kelapa dalam, pala, hingga kelapa genjah.

Produsen ini tersebar dalam berbagai bentuk kelembagaan, mulai dari CV, koperasi, kelompok tani hingga perorangan. Mereka merupakan mitra strategis pemerintah dalam memastikan keberlanjutan pasokan benih unggul bermutu.

Oleh karena itu, Disbun Kaltim mendorong agar produsen dapat menjaga konsistensi dalam menyediakan benih tepat varietas, tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu, tepat lokasi, dan tentu dengan harga yang terjangkau bagi petani.

Rapat koordinasi ini juga menyampaikan beberapa materi teknis. Kepala UPTD PBTP, Mahmud Kahfi, menyampaikan hasil produksi benih tahun 2025 dan evaluasinya.

Sementara itu, Kepala Seksi Tanaman Tahunan dan Penyegar UPTD PBTP, Suluh Dewanto, memaparkan rencana kebutuhan benih tahun 2026 yang diproyeksikan meningkat seiring program perluasan dan peremajaan perkebunan.

Tak kalah penting, Kepala Seksi Tanaman Semusim dan Rempah, Rudi Sopang Arham, membahas arah kebijakan dan regulasi terbaru terkait produksi perbenihan agar sesuai standar nasional.

Diskusi yang berlangsung interaktif menghasilkan beberapa poin penting, terutama kebutuhan sinkronisasi data, harmonisasi kebijakan, dan penguatan kerja sama lintas pihak.

Melalui forum ini, diharapkan terbentuk kesepahaman dan persepsi yang sama mengenai arah pengembangan perbenihan di Kaltim. Selain menjadi wadah bertukar informasi, rapat ini juga menjadi momentum memperkuat sinergitas antara pemerintah, produsen benih, dan para pengguna benih.

“Harapan saya, seluruh stakeholder perbenihan di Kalimantan Timur dapat bersinergi dan menghadirkan benih terbaik bagi para pekebun. Dengan begitu, produksi perkebunan kita bisa lebih optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” tutup Kahfi. (fif/disbun)

SUMBER : SEKRETARIAT

Artikel Terkait