Disbun Kaltim Apresiasi Inovasi dan Dedikasi Pelaku Perkebunan dalam RAKORBUN 2025
SAMARINDA. Di tengah dinamika pembangunan perkebunan yang kian strategis, panggung Rapat Koordinasi Pembangunan Perkebunan (RAKORBUN) Tahun 2025 tak hanya menjadi ruang konsolidasi kebijakan, Selasa (16/12/2025).
Lebih dari itu, forum yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) ini juga menjadi momentum apresiasi bagi para pihak yang dinilai berkontribusi nyata dalam mendorong kemajuan sektor perkebunan di Benua Etam.
Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan penghargaan kepada berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dinas yang membidangi perkebunan kabupaten/kota se-Kaltim, instansi vertikal, mitra pembangunan, asosiasi pelaku usaha perkebunan, praktisi, hingga pelaku usaha binaan Disbun Kaltim.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur, Ujang Rachmad, yang didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbun Kaltim, A. Muzakkir.
Penyerahan ini menjadi simbol pengakuan pemerintah provinsi atas kerja keras, inovasi, serta komitmen para penerima dalam mendukung pembangunan perkebunan yang berkelanjutan, berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Pada sesi pertama, penghargaan diberikan kepada sejumlah instansi dan pelaku usaha yang dinilai konsisten mendukung pengembangan perkebunan di Kalimantan Timur. Penerima penghargaan tersebut antara lain PT. Dharma Satya Nusantara Tbk, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, Koperasi Belayan Sejahtera Kabupaten Kutai Kartanegara, PT. Sukses Tani Nusasubur (STN), PT. Jabontara Eka Karsa (JEK), PT. Etam Bersama Lestari, PT. Muaratoyu Subur Lestari, serta PT. Kedap Sayaaq Dua.
Para penerima dinilai berperan aktif dalam penguatan kelembagaan, peningkatan produktivitas, hingga penerapan praktik perkebunan yang berkelanjutan.
Penghargaan sesi kedua diberikan kepada PT. Sasana Yudha Bhakti, PT. Maju Kalimantan Hadapan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Timur, serta MPIG Gula Aren Kampung Belayan Kabupaten Kutai Kartanegara yang berhasil memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis Gula Aren Tuana Tuha Kutai Kartanegara.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada individu-individu yang berkontribusi besar dalam pengembangan sektor perkebunan di daerah masing-masing, yakni Emiliana Tandioga dari Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur, Dedy Damhudi dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Balikpapan, serta Endah Sariwulan dari Dinas Perkebunan Kabupaten Berau.
Sementara itu, pada sesi ketiga, penghargaan diberikan kepada Kelompok Tani Rimba Raya sebagai representasi pelaku utama perkebunan rakyat, Yuliandi selaku Koordinator BPP Kaubun Kabupaten Kutai Timur, Sumarno dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, Maryani Elviah dari Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Elok Zahrotul Ula dari Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Sahraman sebagai penerima Surat Keputusan (SK) Kelapa Genjah Unggul Lokal Desa Padang Pengrapat, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, yang menjadi salah satu upaya pelestarian dan pengembangan sumber daya genetik lokal unggulan.
Dalam sambutannya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur, Ujang Rachmad, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh penerima. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolaboratif lintas sektor.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sangat mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang telah berperan aktif mendorong kemajuan sektor perkebunan. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi kunci pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala Disbun Kaltim, A. Muzakkir, juga mengapresiasi seluruh penerima penghargaan yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program dan kebijakan pembangunan perkebunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan perkebunan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra, pelaku usaha, aparatur, serta kelompok tani yang selama ini telah berkontribusi aktif. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi dan memperkuat peran masing-masing dalam mewujudkan perkebunan Kaltim yang maju, berkelanjutan, dan berkeadilan,” ungkap Muzakkir.
Melalui momentum RAKORBUN 2025 ini, Disbun Kaltim berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat semakin solid. Ke depan, sektor perkebunan Kalimantan Timur diharapkan tidak hanya unggul dari sisi produksi, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah, daya saing, serta kesejahteraan pekebun, sejalan dengan arah pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (fif/disbun)
SUMBER : SEKRETARIAT