(0541)736852    (0541)748382    disbun@kaltimprov.go.id

Disbun Gelar Bimtek SDMPKS, Mantapkan Materi Pelatihan Sawit Berkelanjutan

09 Agustus 2025 Afif Berita Daerah 616
Disbun Gelar Bimtek SDMPKS, Mantapkan Materi Pelatihan Sawit Berkelanjutan

SAMARINDA. Upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit terus dipacu Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim).

Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Materi Pelatihan Kegiatan Pengembangan SDMPKS, Disbun Kaltim menggelar pelatihan intensif selama dua hari, 7–8 Agustus 2025, di Kantor Dinas Perkebunan.

Kegiatan resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbun Kaltim, Andi Siddik, yang menegaskan pentingnya penyiapan materi pelatihan yang tepat sasaran dan adaptif terhadap tantangan industri sawit.

“SDM yang berkualitas dimulai dari pelatihan yang terstruktur dan terukur. Bimtek ini bukan hanya soal membuat materi, tapi juga memastikan isi pelatihan benar-benar menjawab kebutuhan lapangan,” ujar Andi dalam sambutannya.

Sebagai narasumber utama, Henny Herdiyanto dari Persatuan Fasilitator Daerah Kaltim memaparkan Analisa Kebutuhan Pelatihan “Pemberdayaan Kelompok Tani 2025 di Kabupaten Paser dan Kutim”.

Ia membedah metode penyusunan materi pelatihan yang adaptif terhadap karakteristik wilayah, tantangan teknis, dan peluang pengembangan produktivitas pekebun.

Peserta juga diajak memahami pentingnya penguatan kapasitas kelompok tani melalui materi pelatihan yang aplikatif dan terukur.

Peserta mendapatkan panduan teknis dalam merancang materi yang dapat meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan kesejahteraan pekebun.

Andi berharap agar hasil Bimtek dapat melahirkan materi pelatihan yang mampu mendorong kemandirian pekebun, memperkuat kelembagaan kelompok tani, dan mempercepat penerapan praktik perkebunan berkelanjutan di Kaltim.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pelatihan yang kita berikan nantinya benar-benar memberi dampak, meningkatkan kompetensi, dan pada akhirnya mendorong produktivitas perkebunan rakyat,” ungkapnya. (fif/disbun)

SUMBER : SEKRETARIAT

Artikel Terkait