(0541)736852    (0541)748382    disbun@kaltimprov.go.id

Disbun Dorong Kelembagaan Petani Sawit Paser Bertransformasi ke Arah Korporasi

25 November 2025 Afif Berita Daerah 42
Disbun Dorong Kelembagaan Petani Sawit Paser Bertransformasi ke Arah Korporasi

SAMARINDA. Upaya memperkuat fondasi kelembagaan petani kembali digelorakan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perkebunan bertema “Meningkatkan Manajemen Pengelolaan Kelembagaan Petani ke Arah Korporasi dan Kemitraan”.

Kegiatan yang berlangsung di UPTD Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) selama dua hari, 24–25 November 2025, ini menyedot perhatian 31 peserta yang berasal dari Gapoktan, KUD, dan kelembagaan petani di Kecamatan Long Ikis dan Kuaro, Kabupaten Paser.

Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk mematangkan kesiapan petani menuju kelembagaan yang lebih modern, profesional, dan berdaya saing.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Oni Apriyanto, Tenaga Ahli ESQ dan Sustainability Agribusiness, serta Dwi Aryani Suryaningrum, Tenaga Ahli Pengembangan Bisnis. Keduanya membedah strategi penguatan kelembagaan berbasis korporasi dan kemitraan, termasuk bagaimana struktur organisasi petani dapat bergerak lebih adaptif terhadap dinamika industri perkebunan.

Melalui materi yang interaktif, peserta diajak memahami pentingnya manajemen kelembagaan yang solid untuk meningkatkan posisi tawar dan peluang usaha bersama.

Penyuluh Pertanian Ahli Muda Disbun Kaltim, Dessy Susanti, menyampaikan bahwa pelatihan ini digelar untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan penyuluh dalam proses pembinaan menggunakan metode SKE-MK.

“Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong perubahan sikap, perilaku, dan pola pikir penyuluh dalam kegiatan pendampingan berbasis korporasi. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan petani serta menyatukan visi dan misi kelembagaan sawit di Kabupaten Paser,” ujarnya.

Dessy juga menjelaskann pentingnya membangun kapasitas kelembagaan petani agar mampu mengelola kebun secara produktif dan berbasis pasar.

Sasaran peserta meliputi penyelenggara penyuluhan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, penyuluh lapangan, serta pelaku utama dan pelaku usaha di sektor pertanian, terutama Poktan, Gapoktan, KUD, dan koperasi berbasis korporasi petani sawit di Kabupaten Paser.

Pelatihan ini diyakini membawa manfaat signifikan, mulai dari optimalisasi pendampingan petani, peningkatan mutu dan produktivitas perkebunan, penyamaan persepsi dalam pengembangan usaha budidaya, hingga penguatan kelembagaan petani berorientasi agribisnis.

Menutup pelatihan, Muhammad Fahrozi, Penyuluh Pertanian Ahli Muda Disbun Kaltim, menyampaikan harapannya agar seluruh materi yang diperoleh peserta dapat ditularkan kepada petani di Kabupaten Paser, khususnya di Kecamatan Kuaro dan Long Ikis.

“Tujuan kami dari kegiatan korporasi petani ini tentu untuk kesejahteraan petani. Kami berupaya bagaimana supaya petani memiliki kelembagaan yang kuat sehingga memiliki nilai tawar dalam menjual hasil kebunnya. Syukur-syukur nanti teman-teman di Kabupaten Paser dapat menumbuhkan kelembagaan korporasi petani hingga ke tingkat industri,” jelasnya.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Disbun Kaltim optimistis akan lahir kelembagaan petani yang lebih solid, adaptif, dan siap bertransformasi menuju model usaha perkebunan modern yang berkelanjutan. (fif/disbun)

SUMBER : SEKRETARIAT

Artikel Terkait