Sekilas Info

  • Sukseskan Keterbukaan Informasi Publik Menuju Kaltim Maju 2018
  • Untuk Berlangganan Informasi Harga TBS Sawit Dapat Mengirimkan SMS ke 08125551001 |
  • Selamat Datang di Situs Web Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur |

Potensi Daerah Kutai Kartanegara



Dengan ibukota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara memliki luas wilayah daratan 26.326 KM2 dengan luas 
pengelolaan laut 2.220,37 KM2. Wilayah Pemerintahan Kabupaten ini terbagi dalam 18 Kecamatan dengan jumlah penduduk sebesar 538.529 jiwa, sedangkan program percepatan pembangunan daerah berupa GERBANG DAYAKU (Gerakan Pengembangan Pemberdayaan Dayaku).

Daerah ini juga dikenal sebagai kota wisata budaya dengan Prasasti kerajaan tertua di Indonesia (abad IV) Museum Mulawarman dan diidukung oleh obyek wisata lainnya diantaranya arena fantasi Pulau Kumala. Selain itu, juga memiliki potensi - potensi minyak dan gas bumi, batubara dan hasil tambang lainnya, kehutanan, perikanan, peternakan dan lainnya. Sehingga bagi kalangan investor yang mau menanamkan investasinyanya sangat terbuka, khususnya ada sektor perkebunan, peternakan dan perikanan air tawar. 

Potensi dan peluang investasi sub sektor Perkebunan diarahkan pada beberapa komoditas, terutama komoditas yang kurang mendapat perhatian. Adapun titik berat dari pengembangan dan pemberdayaan sub sektor Perkebunan adalah Kelapa Sawit, Kakao, Karet, Tebu, Pisang Abaca, Lada dan Rami. 

Kelapa Sawit merupakan komoditas ekspor andalan yang dijadikan bahan baku minyak goreng. Saat ini tengah diteliti untuk dijadikan bahan bakar kendaraan bermotor pengganti minyak bumi yang kini kian menipis. Komoditi Kelapa Sawit menjadi andalan bagi masuknya investasi ke Kabupaten Kutai. Hingga kini jumlah investor yang berminat mengelola komoditas Kelapa Sawit masih sangat kurang. 

Kakao merupakan komoditas ekspor yang juga menjadi andalan bagi Kabupaten Kutai. Selama ini budidaya Coklat hanya dilakukan secara tradisional oleh penduduk dalam jumlah terbatas. Padahal kalau dikelola secara modern komoditi Kakao akan menjadi salah satu barang dagangan yang memiliki prospek cerah. 

 Lada telah lama dibudidayakan secara tradisional oleh penduduk Kabupaten Kutai, khusus nya di Kecamatan Loa Janan. Hasil penelitian menunjukkan produksi lada di daerah tersebut cukup baik, namun karena penanganan paska panen yang masih tradisional menjadikan komoditas tersebut berkualitas kurang baik (berwarna kehitaman). Jika komoditas lada di budidayakan secara intensif dan ekstensif dengan penanganan paska panen yang tepat, maka komoditas tersebut dapat diandalkan sebagai peluang investasi yang memiliki prospek yang cukup cerah.

Karet merupakan komoditas ekspor yang cukup penting bagi Kabupaten Kutai. Saat ini hanya dibudidayakan secara tradisional oleh penduduk berupa Karet Alam. Memang telah ada perkebunan Karet modern di Tanjung Santan, narnun areal itu masih dalam jumlah terbatas. Investasi di bidang komoditi Karet melalui pola PIR dan PLASMA memiliki prospek yang cerah. 

Tabel 1. Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Perkebunan di Kab. Kutai Kartanegara
Jenis Komoditas

Luasan Total
(Ha)

Produksi
(Ton)
Produktivitas
(Kg/Ha)
TKP
(Orang)
1. Kelapa Sawit
202.313
1.941.639 12.641
29.754
2. K a r e t
22.274
9.315
1.148
11.391
3. K a k a o 146
34
618
175
4. Kelapa Dalam
8.883
5.453
876
5.312
5. L a d a
5.145 2.541
634
2.939
6. K o p i
 664 28
224 557
7. A r e n
344
149
898
646
8. Kemiri
 97 10
179 305
Tahun 2016 239.866
1.959.169
11.368 51.079
Tahun 2015 228.643
1.531.677
9.237 46.903
Tahun 2014 223.653
1.251.471
12.442 45.134
Tahun 2013 221.447
1.134.664
11.448 107.656
Tahun 2012 207.953
492.781
5.220 119.705
Tahun 2011 216.452
345.650
3.760 124.693

Sumber : Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (2017)