Sekilas Info

  • Sukseskan Keterbukaan Informasi Publik Menuju Kaltim Maju 2018
  • Untuk Berlangganan Informasi Harga TBS Sawit Dapat Mengirimkan SMS ke 08125551001 |
  • Selamat Datang di Situs Web Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur |

Komoditi / Kakao

Kalimantan Timur merupakan salah satu penghasil kakao rakyat di Indonesia, meskipun arealnya relatif kecil dibanding dengan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, tetapi bagi petani dibeberapa tempat di Kalimantan Timur, komoditi tersebut dijadikan sebagai mata pencaharian yang utama.

Beberapa daerah yang tercatat sebagai sentra penanaman kakao di Kalimantan Timur antara lain Kabupaten Berau (kecamatan Sambaliung) dan Kabupaten Kutai Timur (kecamatan Busang). Di beberapa tempat lainnya juga terdapat areal perkebunan kakao dalam luasan yang relatif kecil. Luas areal pertanaman kakao menurut statistik tahun 2016 sebesar ± 7.931 ha dengan produksi biji kakao kering sejumlah 2.751 ton.


Tanaman tersebut secara keseluruhannya merupakan pertanaman rakyat. Produksi biji kakao kering Kalimantan Timur dengan mutu unfermented sebagian besar dipasarkan di Sabah Malaysia. Khususnya yang dihasilkan oleh petani Kalimantan Timur bagian utara. Produk petani perkebunan kakao lainnya dipasarkan sebagai perdagangan antar pulau ke Makassar untuk selanjutnya dipasarkan kepasaran Amerika Serikat. Sebagaimana komoditi pertanian lainnya, harga biji kakao kering selalu mengalami pasang surut yang tergantung kepada harga pasaran dunia. 

Pada saat nilai dolar pada rupiah tinggi, harga kakao juga melambung sehingga pendapatan petani meningkat. Dalam upaya mendorong perluasan, tanaman kakao di Kalimantan Timur, Dinas Perkebunan selain memberikan bimbingan juga bantuan bibit unggul, sarana produksi dan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) perkebunan.

Perkembangan data statistik, produksi, produktivitas dan tenaga kerja perkebunan Kalimantan Timur komoditi kakao tahun 2010 - 2016 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 1. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Komoditi Kakao 

Tahun
Luas TM (Ha)
Luasan Total (Ha)
Produksi (Ton)
Produktivitas (Kg/Ha)
TKP (Orang)
2016 4.981 7.931 2.751 552 5.520
2015 5.163 8.296 3.948 765 7.094
2014 5.735 9.514 4.053 707 7.677
2013 6.849 10.999
6.193 904 8.540
2012 7.346
11.857 5.311
723
9.639
2011 8.060
13.502
5.722
710
11.182
2010
8.194 14.020
6.721
820
12.943

Sumber : Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (2017)

Tabel 2. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Menurut Kabupaten/Kota 2016

Kabupaten/Kota

Luasan Total
(Ha)

Produksi
(Ton)
Produktivitas
(Kg/Ha)
TKP
(Orang)
1. Kutai Kartanegara
146
34 618
175
2. Kutai Timur
4.082
1.311
545
2.196
3. Kutai Barat
502
15
110
344
4. Mahakam Hulu
854
272
545
423
5. Penajam P. U.
16 3
250
15
6. P a s e r
146 39
283 271
7. B e r a u
2.160
1.074
624
2.064
8. Samarinda
 15 2
200 14
9. Balikpapan
 9 1
250
16
10. Bontang 1
-
-
2
Tahun 2016 7.931
2.751
552 5.520

Sumber : Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (2017)

Pengolahan kakao selama ini dengan cara tradisional dan hasilnya berupa kakao non prementasi, sedangkan pemasarannya oleh petani dijual kepada pengumpul dan selanjutnya melalui pedagang antar provinsi dikirim ke Sulawesi Selatan dan Malaysia. Namun demikian, produk kakao juga berpeluang dikembangkan ke sektor industri, dengan produk turunan kakao sebagai berikut :