Sekilas Info

  • Sukseskan Keterbukaan Informasi Publik Menuju Kaltim Maju 2018
  • Untuk Berlangganan Informasi Harga TBS Sawit Dapat Mengirimkan SMS ke 08125551001 |
  • Selamat Datang di Situs Web Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur |

Komoditi / Lada

Lada di Kalimantan Timur merupakan komoditi tradisional yang sudah cukup lama dikenal dan dikembangkan oleh rakyat. Beberapa waktu yang lalu komoditi lada merupakan salah satu komoditi ekspor Kalimantan Timur yang cukup penting, yang dikenal dengan mutu white pepper Samarinda. Setelah harga komoditi tersebut jatuh di pasaran dunia sampai pada titik yang paling rendah dan bencana kebakaran lahan serta kemarau panjang yang melanda Kalimantan Timur tahun 1982 yang lalu produksi lada Kalimantan Timur menurun secara drastis, sehingga sejak saat itu Kalimantan Timur tidak lagi tercatat sebagai pengekspor  lada. 

Dalam beberapa tahun ini dalam upaya mengembalikan kejayaan lada Kaltim, pertanaman lada rakyat kembali diintensifkan, lebih - lebih dipicu adanya kenaikan harga yang cukup signifikan di pasaran dunia.

 Tahun 2015, Varietas tanaman lada yang dikembangkan di wilayah Kaltim (meliputi kecamatan Loa Janan dan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Berau akhirnya resmi menjadi varietas unggul nasional dengan nama Malonan 1.

Malonan 1 mengandung minyak atsiri sebesar 2,35%, oleoserin 11,23% dan piperin 3,82 lebih tinggi dari oleoserin dan piperin lada putih varietas Petaling 1 yang hanya 10,66% dan 3,03%.

Kemudian, lada enteng dengan kandungan minyak atsiri 2,90%, piperin 3,96% dan oleserin 12,59%. Sedangkan lada hitam dengan kandungan minyak atsiri 2,61%, oleoserin 15,60% dan piperin 3,18% lebih tinggi dari oleoserin dan piperin lada hitam varietas Natar 1, yakni 11,29 % dan 2,35%.

Selain itu, Malonan 1 memiliki toleran terhadap penyakit busuk pangkal batang dan mampu berproduksi sepanjang tahun dengan rata-rata produksi 2,17 ton per hektar per tahun.

Luas areal lada rakyat di Kalimantan Timur tahun 2016 tercatat sebanyak 9.382 ha dengan jumlah produksi sebanyak 4.727 ton lada kering. Produksi dari tanaman lada tersebut diatas seluruhnya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri dan ekspor.

Perkembangan data statistik, produksi, produktivitas dan tenaga kerja perkebunan Kalimantan Timur komoditi lada tahun 2010 - 2016 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 1. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Lada

Tahun
Luas TM (Ha)
Luasan Total (Ha)
Produksi (Ton)
Produktivitas (Kg/Ha)
TKP (Orang)
2016 6.529 9.382 4.727 764 8.255
2015 6.525 9.606 6.923 1.061 8.965
2014 6.482 9.497 6.704 1.034 9.227
2013 6.486 9.316
6.784 1.046 9.133
2012 7.190
10.226 6.789
944
8.991
2011 7.696
10.472 7.259
943
9.754
2010
7.983
12.319
7.265
910
10.074

Sumber : Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (2017)


Tabel 2. Rekapitulasi Luas Areal, Produksi & Tenaga Kerja Menurut Kabupaten/Kota 2016
Kabupaten/Kota

Luasan Total
(Ha)

Produksi
(Ton)
Produktivitas
(Kg/Ha)
TKP
(Orang)
1. Kutai Kartanegara
5.145
2.541 634
2.939
2. Kutai Timur
422
114
659 699
3. Kutai Barat
48
1
250
78
4. Mahakam Hulu
-
-
-
-
5. Penajam P. U.
 1.264 1.185
1.125
1.740
6. P a s e r
89 18
261 252
7. B e r a u
2.261
852
745
2.369
8. Samarinda
 77 12
194 70
9. Balikpapan
 76 4
267
108
10. Bontang -
-
-
-
Tahun 2016 9.382
4.727 724 8.255

Sumber : Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (2017)

Produk Turunan Komoditi Lada