Sekilas Info

  • Sukseskan Keterbukaan Informasi Publik Menuju Kaltim Maju 2018
  • Untuk Berlangganan Informasi Harga TBS Sawit Dapat Mengirimkan SMS ke 08125551001 |
  • Selamat Datang di Situs Web Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur |

Harga TBS Sawit Turun Lagi Berita Daerah

SAMARINDA. Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Kaltim untuk periode Juli 2018 kembali mengalami penurunan, yakni Rp.1.548,19 pada bulan Juni menjadi Rp. 1.405,44 di bulan Juli untuk tanaman berumur sepuluh keatas.

"Penurunan dipengaruhi faktor internal, yakni turunnya harga crude palm oil (CPO) dan inti sawit (kernel) hampir di seluruh perusahaan sumber data. Sudah pasti memberi dampak kepada harga TBS di tingkat petani sawit di Kaltim," urai Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ujang Rachmad, Selasa (31/07) kemarin.

Adapun hasil rapat penetapan harga TBS Kaltim periode Juli 2018, untuk umur tiga tahun Rp1.238,69; umur empat tahun Rp1.322,39; umur lima tahun Rp1.329,15; umur enam tahun Rp1.343,16.

Selanjutnya, umur tujuh tahun Rp1.351,07; umur delapan tahun 1.361,37; umur sembilan tahun Rp1.389,05; dan umur sepuluh tahun keatas Rp1.405,44.

Sedangkan, CPO tertimbang dikenakan Rp6.978,41. Harga kernel (inti sawit) rerata tertimbang yang sama sebesar Rp4.160,12 dengan indeks K sebesar 81,08 persen.

Ditambahkan, daftar harga TBS sawit diatas, merupakan standar harga bagi petani yang sudah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya kebun plasma.

Terkait maraknya pedagang/tengkulak yang dilengkapi dengan jembatan timbang/loading ramp dengan tingkat ketelitian, sertifikat dan ijinnya belum diverifikasi kebenarannya, dikhawatirkan merugikan petani. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten agar segera menindaklanjuti di lapangan.

"Masih banyak diantara petani kelapa sawit yang belum tergabung dalam kelompok tani, bahakan tidak bergabung dengan koperasi, sehingga kami berharap agar Dinas Perkebunan di Kabupaten dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit (APKASINDO) juga dapat membantu masing-masing petani kelapa sawit agar tergabung dalam kelompok tani dan koperasi," beber Ujang lagi.

Dengan adanya kerjasama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit (PMS), lanjut Yusuf, diharapkan harga TBS petani sudah sesuai dengan harga normal dan tidak dipermainkan lagi oleh para tengkulak. Sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit melalui kerjasama ini hendaknya dapat terwujud.(rey/disbun)

SUMBER : BIDANG USAHA