Sekilas Info

  • Sukseskan Keterbukaan Informasi Publik Menuju Kaltim Maju 2018
  • Untuk Berlangganan Informasi Harga TBS Sawit Dapat Mengirimkan SMS ke 08125551001 |
  • Selamat Datang di Situs Web Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur |

Cara Mengetahui Kecambah Sawit Yang Palsu Artikel Perkebunan

Bagaimana cara mengetahui kecambah sawit yang palsu? Seiring dengan semakin pesatnya pertumbuhan industri kelapa sawit di dalam negeri, kebutuhan akan kecambah sawit sebagai benih tanaman pun kian bertambah. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk menyediakan bibit sawit yang berkualitas unggul dalam jumlah yang besar.

Meningkatnya usaha pembudidayaan kelapa sawit khususnya di Indonesia juga dipicu oleh permintaan akan CPO (Crude Palm Oil) yang bertambah pesat, baik di pasar lokal maupun pasar global. Salah satu faktor yang mendorong peningkatan pasar ini adalah meluasnya penggunaan CPO untuk berbagai kebutuhan industri. Bahkan dalam beberapa kurun waktu terakhir ini, minyak sawit banyak dimanfaatkan dalam pembuatan biofuel, subtitusi, dan komplemen minyak diesel.

Tetapi sayangnya peningkatan kebutuhan akan bibit ini tidak diimbangi dengan ketersediaan kecambah kelapa sawit di dalam negeri. Kondisi tersebut lantas mendorong pemerintah untuk mengimpor benih sawit dari luar negeri seperti Malaysia, Papua Nugini, dan Kostarika. Masalah muncul ketika terdapat oknum yang ingin mencari untung sebanyak-banyaknya dengan memproduksi kecambah sawit secara asal-asalan tanpa memperhatikan kaedah yang benar. Alhasil, kecambah yang dihasilkan memiliki kualitas yang tak terkontrol dan jenisnya pun tidak dapat diketahui.

Kecambah kelapa sawit asli adalah kecambah yang dbuat melalui proses hibridasi menggunakan sumber benih yang sesuai dengan ketentuan. Sedangkan kecambah kelapa sawit palsu ialah kecambah yang diproduksi secara sembarangan tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku. Walaupun harganya cenderung lebih murah, pemakaian kecambah palsu yang mempunyai mutu tidak jelas ini akan mengakibatkan masa pertanaman lebih lambat, tingkat produktifitasnya rendah, dan proses pengolahannya tidak efesien. Jadi kesimpulannya penggunaan benih palsu pada akhirnya juga akan mengurangi pendapatan karena kualitasnya tidak jelas.

Lantas, bagaimana sih caranya untuk mengetahui kecambah kelapa sawit yang palsu? Berikut ini ciri-ciri benih palsu yang harus Anda perhatikan, antara lain :

  1. Tingkat ketebalan tempurungnya lebih tipis sebab diambil langsung dari kebun
  2. Tekstur permukaan biji akan terasa lebih kasar dan tampak kotor
  3. Prosentasi tingkat kematian kecambah juga lebih tinggi


Selain daripada karakteristik di atas, kecambah kelapa sawit yang palsu bisa dideteksi pula setelah benih tersebut tumbuh menjadi tanaman kelapa sawit. Di antaranya pertumbuhan tanaman terlihat kurang normal, pertumbuhannya pun tidak seragam, dan tingkat produktifitasnya rendah sekali. Buah kelapa sawit yang dihasilkan oleh kecambah palsu juga mempunyai tingkat rendemen minyak yang cukup rendah.

SUMBER : UPTD PENGAWASAN BENIH PERKEBUNAN