Sekilas Info

  • Sukseskan Keterbukaan Informasi Publik Menuju Kaltim Maju 2018
  • Untuk Berlangganan Informasi Harga TBS Sawit Dapat Mengirimkan SMS ke 08125551001 |
  • Selamat Datang di Situs Web Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur |

Disbun Gelar Pelatihan Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun Berita Kedinasan

SAMARINDA. Kebakaran lahan dan kebun hampir terjadi setiap tahun, terutama pada musim kemarau panjang. Masalah kebakaran lahan dan kebun merupakan hal yang wajib dicegah, supaya tidak terjadi emisi gas rumah kaca yang menyebabkan kerusakan pada lingkungan.

Guna pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan kebun, Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ujang Rachmad mengatakan, pihaknya menggelar Bimbingan Teknis Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun yang diperuntukkan bagi petugas Brigade Kebakaran Lahan dan Kebun serta kelompok tani peduli api (KTPA) di Kabupaten Kutai Kartanegara, selama dua hari, 2 sd 3 Oktober 2017 pekan lalu.

"Ekstensifikasi (pembukaan baru) lahan yang tidak mengikuti anjuran program pembukaan lahan tanpa bakar menjadi salah satu penyebab kebakaran lahan yang berdampak negatif pada beberapa aspek, baik ekonomi, sosial, ekologis maupun politis," ungkap Ujang.

Melalui pelatihan ini, peserta diberikan pengarahan tentang pemahaman teknis dan tatacara penggunaan peralatan pemadam kebakaran yang kemudian dilanjutkan praktik lapangan di areal milik PT Jaya Mandiri Sukses di kabupaten Kutai Kartanegaradan diikuti sebanyak 75 orang peserta dengan menghadirkan narasumber dari Direkorat Jenderal Perkebunan (Kasubdit Kebakaran dan Perubahan Iklim), PT Gunnebo dan Dinas Perkebunan Kaltim (Kabid Perkebunan Berkelanjutan).

"Dengan adanya pelatihan ini, maka tersedia petugas pengendalian kebakaran lahan dan kebun yang mampu memberikan petunjuk dan pembinaan kepada perusahaan perkebunan dan masyarakat dalam melakukan pembukaan lahan tanpa bakar. Selain itu,  juga tersedia petugas yang mampu mendeteksi adanya hospot (titik api) yang timbul dengan menggunakan satelit," harap Ujang. (rey/disbun)

SUMBER : BIDANG PERKEBUNAN BERKELANJUTAN